Categories
Diary, Review

Saat ini dunia Pendidikan di Indonesia mulai menggeliat, banyak perubahan yang terjadi sejak Mas Menteri Nadiem Makarim menjabat sebagai Kemdikbudristek. Tentu ini menjadi angin segar di dunia Pendidikan, salah satunya adalah program Merdeka Belajar yang saat ini gencar sekali di gaungkan. Awalnya, saya sendiri kurang paham ap aitu Merdeka Belajar yang selalu saja di sebut- sebut oleh Mas Menteri sampai akhirnya saya bergabung dengan Komunitas Sidina. Salah satu komunitas yang menjadi patner resminya Kemdikbud dalam menyampaikan informasi terkini tentang Pendidikan di Indonesia.

Sebagai orang tua yang memiliki anak usia sekolah dasar, tentu bergabung dengan Sidina merupakan sebuah keberuntungan karena saya bisa terus up to date tentang Pendidikan di Indonesia saat ini. Di Sidina banyak sekali informasi yang saya dapatkan tentang apa yang terjadi di dunia Pendidikan Indonesia saat ini, kebijakan-kebijakan apa saja yang saat ini digunakan. Tentunya support dari komunitas sangat diperlukan agar para orang tua yang minim informasi tentang dunia Pendidikan dapat tercerahkan dengan informasi yang akurat yang bersumber langsung dari Kemdikbud melalui komunitas Sidina.

Dalam rangka memperingati HARDIKNAS 2022 Kemdikbud dan Komunitas Merdeka Belajar mengadakan Rembuk Komunitas. Kegiatan ini menjadi gerakan bersama secara mandiri dari Komunitas Merdeka Belajar yang terdiri dari  Komunitas Kami Pengajar, Komunitas SIDINA dan Komunitas Pemuda Pelajar Merdeka sebagai bentuk dukungan program Merdeka Belajar agar tercapainya Sumber Daya Manusia yang unggul dan mewujudkan Pendidikan di Indonesia agar lebih baik lagi kedepannya.

Rembuk Komunitas dilaksanakan pada hari Selasa, 24 Mei 2022, berlangsung secara online dan juga offline via Youtube. Rembuk Komunitas menghadirkan sebagai pembicara utama yaitu Mas Menteri Nadiem Makarim (Menteri Pendidika, Kebudayaan ,Riset dan Teknologi) serta beberapa parasumber yang juga turut berapartisipasi, antara lain :

  • Barry Mikhael CS, Content Manager Platform Merdeka Belajar
  • Titien Suprihatien, Guru SMPN 11 Kabupaten Batanghari Jambi
  • Rafid Mahlul, Leader Project NGO Internasional
  • Muhammad Faisal, Fasilitator Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka ( MKBM )
  • Mona Ratuliu, Founder ParenThink
  • Rosa Adelina, Ketua Program Ibu Penggerak

Tujuan diadakannya Rembuk Komunitas adalah :

  • Mendorong aksi kolaboratif serentak dari kalangan guru, mahasiswa, dan orang tua dalam memberdayakan program Merdeka Belajar Kemdikbudristek demi meningkatnya mutu Pendidikan di Indonesia.
  • Mensosialisasikan program Merdeka Belajar secara massif hingga keakar rumput.
  • Menyebarluaskan informasi yang tepat dan terpercaya terkait kebijakan-kebijakan Kemdikbudristek, khususnya terobosan Merdeka belajar.

Sebagai orang tua tentunya kita harus pro aktif mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang kebijakan-kebijakan apa saja yang saat ini sedang berjalan di dunia Pendidikan Indonesia. Tentunya harus ada kerja sama yang baik antara orang tua murid dan guru agar apa yang menjadi tujuan dari Merdeka Belajar dapat tercapai dengan baik.

Rekomendasi Komunitas Kami Pengajar

Diacara rembuk Komunitas Kemarin, tiga komunitas memberikan rekomendasi terhadap program Merdeka Belajar. Rekomendasi pertama dibacakan oleh Ibu Luh Eka perwakilan dari komunitas Kami Pengajar menyampaikan bahwa Merdeka belajar jadi kunci sukses dalam pemulihan Pendidikan khususnya pasca pandemic. Komunitas Kami Pengajarberharap Kemendikbudristek untuk selalu melibatkan komunitas guru dan sekolah dalam  menyukseskan implementasi program Merdeka Belajar di seluruh satuan Pendidikan di Indonesia. Selanjutnya sinergi Guru Penggerak dan sekolah Penggerak, komunitas guru sangat diperlukan agar program Merdeka Belajar bisa menjadi sebuah Gerakan besar untuk perubahan mutu Pendidikan.

Rekomendasi Komunitas Pemuda Pelajar Merdeka

Rekomendasi Komunitas Pemuda Pelajar Merdeka disampaikan oleh Koordinator Nasional Komunitas Pemuda Pelajar Merdeka, Rizal Maula. Rizal berharap Kemendikbudristek dapat memberikan dukungan program  Mahasiswa Penggerak agar bisa memberikan dampak yang lebih luas. Selain itu, alumni Merdeka Belajar kampus Merdeka (MBKM) bisa diajak untuk bergerak bersama dalam menyukseskan Merdeka Belajar di tingkat perguruan tinggi.

Rekomendasi SIDINA Community

Dan yang terakhir rekomendasi SIDINA Community disampaikan oleh perwakilan dari SIDINA yaitu Mba Susi Founder dari SIDINA Communty. Mba Susi mengatakan SIDINA Community sebagaib  komunitas mendorong orang tua untuk aktif terlibat dalam sosialisasi dan penerapan Merdeka belajar dengan dukungan dari Kemendibudristek sehingga Merdeka Belajar bisa menjadi Gerakan semuaorang tua. Selain itu Mba Susi berharap Kemendibudristek memberikan ruang kolaborasi yang lebih besar untuk para orang tua terlibat dalam berbagai program pemajuan Indonesia.

Dengan adanya tiga rekomendasi tersebut Menteri Nadiem Makarim menerima setiap butir rekomendasi yang diajukan dari tiga komunitas tersebut. Pada kesempatan ini Mas Menteri juga menyampaikan keterlibatan semua pihak mendorong Merdeka Belajar ini agar anak menjadi Pelajar Pancasila yang berakhlak mulia, berkebhinekaan global, mandiri , gotong royong, bernalar kritis dan kreatif. Dan ini tidak akan tewujud tanpa adanya kolaborasi yang erat antara guru dan orang tua.

Dengan bergabung di komunitas SIDINA tentu banyak sekali ilmu yang didapat, terlebih lagi saat ini komunitas SIDINA memiliki Program Ibu Penggerak yang bertujuan untuk mensosialisasikan program Merdeka Belajar. Alhamdulilah..saya sudah mengikuti pelatihan Ibu Penggerak batch 1 dan saat ini program Pelatihan Ibu Penggerak sudah memasuki batch 4.

Yaap..pastinya banyak sekali manfaatnya kalau kita tergabung di Komunitas Merdeka Belajar, selain ilmu kita dapat saling bertukar pikiran, pengalaman serta sharing dan saling support sesama Ibu penggerak terutama dalam pengasuhan anak. Yuk.. tunggu apalagi buibu, mari gabung bersama komunitas SIDINA, kita belajar bersama SIDINA menjadi orang tua pembelanjar agar mutu Pendidikan di Indonesia kedepannya lebih baik lagi dan dapat mencetak Sumber Daya Manusia yang unggul.

Laman : kemdikbud.go.id

Twitter: twitter.com/Kemdikbud_RI

Instagram : Instagram.com/kemdikbud.ri

Facebook : facebook.com/kemdikbud.ri

Youtube : KEMENDIKBUD RI

Pertanyaan dan Pengaduan : ult.kemdikbud.go.id

#KomunitasMerdekaBelajar

#BergerakBerdayaBersama

Leave a Reply

Your email address will not be published.

mama daring

komunitas sahabat blogger

kumpulan emak blogger