Categories
Diary, Parenting, Pregnancy

Menjadi seorang Ibu adalah dambaan setiap wanita, pastinya jika kita sudah menikah tentu ingin seklai langsung memiliki momongan. Begitu pun dengan saya sendiri, alhamdulilah setelah satu bulan menikah saya langsung positif hamil. Mungkin banyak wanita yang tak perlu menunggu lama untuk memiliki seorang anak, tapi tak sedikit pula yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan keturunan. Tentu bagi teman-teman yang belum memiliki keturunan banyak sekali faktor yang mempengaruhinya.

Dan ternyata penyebab susah hamil bagi wanita tidak serta merta itu terjadi karena faktor dari wanitanya tapi faktor dari pria pun dapat mempengaruhi. Alhamdulilah, beberapa waktu lalu saya berkesempatan menghadiri  talk show dengan tema menarik yaitu “ PCOS, Masih Mungkinkan untuk Hamil Alami “. Talk show ini diselenggarakan oleh Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS) salah satu rumah sakit terbaik yang ada dibilangan Jakarta Selatan.

Sebetulnya saya sudah termasuk sering mendengar kata PCOS, tetapi belum paham benar apa PCOS. Talk show ini menghadirkan para pembicara yang expert di bidangnya , antara lain :

  • dr. Malvin Emeraldi, Sp.OG(K)FER Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, Konsultan Subspesialis Fertilitas & Hormon Reproduksi dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS)
  • Grace Tahir, Direktur Mayapada Hospital, Co Founder Everest Media
  • Christian Eka, Sales dan Marketing Director Danpac.

Apa Itu PCOS ?

Dalam pemaparannya dr. Malvin Emeraldi, Sp.OG(K)FER menjelaskan bahwa  PCOS ( Syndrom Ovarium Polikistik / Stein-Leventhal Syndrom)  adalah suatu kelainan pada wanita yang ditandai dengan adanya hiperandrogenisme dengan anovulasi kronik dan tidak disertai dengan kelainan pada kelenjar adrenal maupun kelenjar hipofisis.

Menurut data epidemiologi memperkirakan PCOS dialami oleh lebih dari 116 juta atau sekitar 3,4% wanita di seluruh dunia. PCOS diperkirakan merupakan penyakit metabolic yang paling sering dialami wanita usia subur. Dan untuk di Indonesia sendiri belum ada data resmi mengenai prevelansi nasional sindrom ovarium polistik (PCOS). Dalam sebuah studi telah diindentifikasi 105 pasien dengan PCOS. Dan dari jumlah tersebut, 94,2 % pasien mengeluhkan oligo atau amenore dan 32,4% mengalami hirsutisme. Mayoritas pasien sebanyak 45,7% berada dalam rentang usia 26-30 tahun.

Wanita yang mengalami PCOS ini menjadi infertile (tidak subur) karena tidak ada sel telur yang matang, sehingga tidak terjadi pertemuan sperma dengan sel telur.

Gejala klinis PCOS :

  • Amenorrhea / Oligomenorhea
  • Gambaran Ovarium polikistik
  • Hiperandrogenisme klinik/laboraturium

Dan diagnosis PCOS bisa ditegakkan bila ada 2 dari 3 gejala klinis. Selain gejala klinis wanita yang didiagnosis PCOS memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Hiratisme, pertumbuhan rambut dibagian atas bibir, punggung atau dada dan kaki dapat disebut hiperandrogen
  • Acne atau jerawat ini slaah satu tanda adanya Hiperandrogenisme klinik pada wanita dan membuat sulit hamil
  • Obesitas, salah satu dampak dari obesitas yakni membuat seorang wanita sulit hamil sebab obesitas biasnya membuat silkus menstruasi menjadi tidak teratu. Sedangkan menstruasi yang tidak teratur merupakan tanda dari kegagalan ovulasi.
  • Amenorhea, sebutan lain pada wanita yang siklus menstruasinya tidak jelas. Faktor ini juga banyak penyebabnya seperti Menopause, efek samping pengobatan, pubertas terlambat dan stress.
  • Infertil, atau nama lain tidak subur. Wanita yang mengalami infertile tidak memiliki sel telur yang matang sehingga tidak terjadi pertemuan sperma dengan sel telur.

dr. Malvin Emeraldi, Sp.OG(K)FER juga menyampaikan bahwa di tahun pertama perkawinan peluang untuk hamilnya itu besar sekali sekitar 84%, jika sampai di tahun ketiga belum ada tanda kehamilan dr. Melvin menyarankan untuk elakukan pemeriksaan lengkap baik istri maupun suami. Pemeriksaan kesuburan yang dapat dilakukan antara lain :

    • Analisa Sperma
    • HSG
    • USG
    • Tes Cadangan Telur ( AMH & FSH,LH E2 )
    • Prolaktin
    • Tes Fungsi Tiroid

Bagaimana Solusi Biar Cepat Hamil ?

dr. Malvin Emeraldi, Sp.OG(K)FER memberikan 3 modalitas agar keberhasilan mencapai kehamilan semakin besar, antara lain :

  1. Senggama Masa Subur, Senggama masa subur ini adalah hal yang paling mudah dilakukan untuk pasangan suami istri yang menginginkan keturunan. Dan perlu diperhatikan bahwa masa hidup sperma 3-5 hari sedangkan masa hidup sel telur adalah 24 Jam. Senggama masa subur dapat meningkatkan kemungkinan hamil sampai dengan 14-23% per siklus/bulan. Dengan catatan tidak ada gangguan kesuburan kurang dari 2 thn pada wanita usia<35 tahun, kedua tuba paten, rongga Rahim normal, tidak ada gangguan kesuburan dari faktor pria.
  2. Inseminasi Intra Uterine (IIU), sebuah prosedur yang melibatkan penempatan sperma di dalam Rahim wanita untuk memfasilitasi pembuahan. Perawatan fertilitas ini tidak melibatkan manupulasi sel telur wanita . Tujuannya adalah meningkatkan jumlah sperma yang mencapi tuba falopi dan kemudian meningkatkan kemungkinan untuk pembuahan.
  3. IVF ( Bayi Tabung ), adalah prosedur untuk mengatasi bermacam masalah kesubutran, dimana sel telur dan sperma disatukan diluar tubuh, yakni di laboraturiun khusus. Sel telur yang telah dibuahi yaitu embrio, akan dibiarkan berkembang di tempat khusus selama beberapa waktu sampai akhirnya dipindahkan ke Rahim.

Tentunya ketiga modalitas yang disarankan dr. Malvin Emeraldi, Sp.OG(K)FER bisa menjadi pilihan sebagai salah satu usaha kita untuk memiliki keturunan.

Sharing Bersama Pejuang Garis Dua

Salah satu pembicara yang mencuri perhatian saya adalah Ibu Grace Tahir, salah satu idola saya yang biasa hanya saya lihat di channel youtubenya , seneng banget akhirnya bisa bertatap muka langsung. Dan setelah mendengar ceritanya Ibu Grace, nggak nyangka juga bahwa perjuangan mendapatkan anak kedua sunguh luar biasa.

Setelah didiagnosis PCOS, perjuangan Ibu Grace untuk mendapatkan anak kedua sungguh luar biasa. Ibu Grace sempat mengalami depresi berat karena harus menjalani segala rangkaian kesehatan yang melelahkan demi mendapatkan anak kedua dan juga omongan orang-orang sekitar yang membuat Ibu Grace sangat tertekan. Dan Ibu Grace juga mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis karena hanya mengkonsumsi cah tomat dan equash setiap harinya.

Sampai akhirnya Ibu Grace sampai di satu titik beliau lelah melakukan semua rangkaian kesehatan yang ia lakukan selama ini, akhirnya beliau memasrahkan semuanya pada Tuhan. Dan tak lama berselang , akhirnya Ibu Grace hamil anak kedua secara alami tentu ini adalah campur tangan Tuhan dan hasil kerja keras Ibu Grace dalam memperjuangkan kehamilan anak keduanya.

So..buat teman-teman pejuang garis dua, yuk tetap semangat dan selalu berpikir positif bahwa setiap usaha yang kita lakukan dengan sungguh-sungguh akan membuahkan hasil yang manis di waktu yang tepat tentunya tidak lupa juga agar banyak-banyak berdoa agar setiap usaha yang kita jalani di ridhoi oleh Tuhan. Semoga segala usaha kita dalam menjemput buah hati dimudahkan dan dilancarkan yaa teman-teman.. aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

mama daring

komunitas sahabat blogger

kumpulan emak blogger