Categories
Tak Berkategori

Merebus dan mengukus merupakan cara mengolah makanan yang dipercaya sangat sehat. Tapi, di antara kedua cara tersebut, manakah yang lebih sehat?

Merebus adalah cara memasak dengan memanaskan air atau kaldu hingga mendidih, kemudian memasukkan makanan ke dalam air tersebut hingga matang. Sedangkan mengukus adalah proses mematangkan makanan dengan menggunakan uap panas yang berasal dari air mendidih. Caranya adalah dengan memanaskan air di dalam panci bersekat, lalu menaruh makanan di atas sekat itu hingga matang.

Jadi, Rebus atau Kukus?

Perlu kamu ketahui bahwa selain jenis makanan sendiri, cara memasak atau mengolah makanan juga sangat menentukan kandungan nutrisi di dalamnya. Jika cara memasaknya salah, makanan sehat pun bisa saja berubah menjadi sumber penyakit, lho.

Merebus dan mengukus memang sudah dikenal sebagai cara memasak makanan yang paling sehat. Kedua cara memasak ini bisa menjaga kadar kalori dalam makanan karena tidak membutuhkan tambahan minyak atau mentega. Lalu, di antara keduanya, mana ya metode memasak yang lebih sehat?

Baik rebus dan kukus, sama sehatnya, kok. Namun, beberapa jenis makanan memang lebih baik jika dimasak dengan cara dikukus. Contohnya adalah sayuran.

Untuk memasak sayuran, metode rebus bukanlah cara terbaik. Hal ini karena nutrisi di dalamnya, seperti vitamin B dan C, dapat ikut larut ke dalam air yang mendidih. Jadi, agar kamu tetap bisa memperoleh nutrisi dalam sayuran secara optimal, masaklah dengan cara kukus.

Meski begitu, tetap pastikan waktu mengukusnya tidak terlalu lama ya, karena memasak sayur terlalu lama bisa menghilangkan nutrisi yang ada di dalamnya, serta mengubah warna dan rasa sayur.

Tips Memasak Sehat dan Aman

Agar semua makanan yang kamu masak tetap bernutrisi, yuk, ikuti tips memasak di bawah ini:

  • Pastikan makanan yang akan kamu olah bergizi dan segar. Selain itu, pastikan juga alat-alat masak dan dapurmu bersih agar makanan tidak terkontaminasi bakteri.
  • Jangan lupa untuk mencuci semua bahan makanan sebelum dimasak.
  • Bila ingin menggunakan minyak atau mentega, gunakanlah secukupnya. Sebaiknya pilih minyak yang sehat, seperti kanola atau zaitun.
  • Batasi jumlah garam yang kamu tambahkan ke dalam masakan. Terlalu banyak mengonsumsi garam bisa membuatmu berisiko terkena hipertensi, stroke, dan penyakit jantung.
  • Bila menginginkan cita rasa yang kuat pada masakanmu, kamu bisa menambahkan beragam rempah dan bumbu dapur.

Walaupun rebus dan kukus baik untuk kesehatan, kedua teknik memasak ini juga memiliki kekurangan, yaitu membuat makanan terasa hambar. Sesekali, tidak apa-apa kok memasak dengan metode lain. Namun, pastikan jenis makanannya sehat, ya!

Dari semua hal, yang terpenting adalah persiapan awal untuk mengolah makanan. Pastikan seluruh alat-alat masak yang akan digunakan haruslah bersih dan steril.
  1. Hindarilah mengolah makanan atau makan dengan tangan kotor.
  2. Jangan memasak sambil bermain dengan hewan peliharaan.
  3. Hindari menggunakan lap yang sudah kotor untuk membersihkan meja dan perabotan makan.
  4. Lindungi dengan baik makanan jika hendak disimpan dalam waktu yang lama.
  5. Makanan yang tersaji besar sekali terkontaminasi kotoran kuman dan bakteri akibat hewan yang berkeliaran di sekitarnya.
Penting adanya untuk meninjau kembali metode memasak. Teknik pengolahan makanan atau memasak juga memengaruhi mutu makanan. Pilihlah makanan yang telah melalui proses pengolahan termasak kukus, rebus atau tumis dengan sedikit minyak.

Kurangilah memasak olah makanan dengan metode menggoreng, memanggang dan dibakar. Karena selain mengandung banyak lemak, metode memasak ini juga merusak nilai gizi makanan akibat panas yang terlalu tinggi dari batas normal pengolahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

mama daring

komunitas sahabat blogger

kumpulan emak blogger