Mari Jaga Kesehatan Mata Dan Jaga Berat Badan Untuk SDM Unggul

12 October 2019PapiBunda

” Kesehatan Itu Mahal Harganya ” , pasti kita sudah sering sekali mendengar quote seperti itu tapi kadang masih saja lalai dalam menjaga kesehatan, kalau sakit sudah datang baru deh nyesel. Yaap.. nyesel ketika penyakit itu udah dateng tuh rasanya gak enak banget, jadi inget dulu pas SMP kelas 1 mata tuh udah gak enak, mata ceepet pegel dan agak perih jika di paksakan. Dan ternyata saya sudah harus menggunakan kaca mata, tapi dulu pakai kaca mata kalau mau belajar aja kalau sudah selesai copot lagi dan itu berlanjut sampai SMA. Akhirnya minus pun nambah menjadi minus 3, akhirnya sekarang udah gak bisa lepas dari kaca mata lagi.

Dulu sempat bingung juga, kenapa ya mata aku bisa minus gini?? penyebabnya tu apa aja, padahal di rumah orang tuapun gak ada yang pakai kaca mata. Alhamdulilah, kemarin saya dan teman-teman blogger dari BloggerCrony berkesempatan mengahdiri acara peringatan Hari Penglihatan dunia bersama Kementerian Kesehatan. Hari Penglihatan Sedunia diperingati pada Minggu kedua di bulan Oktober setiap tahunnya. Dan tahun ini jatuh pada hati Kamis 10 Oktober 2019. Dan sehari setelahnya diperingati pula Hari Obesitas Sedunia yang jatuh pada tanggal 11 Oktober 2019.

Dalam melalukan sosialisasi kepada masyarakat Direktorat  Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan mengadakan workshop untuk mengajak masyarakat menjaga kesehatan mata dan tubuh dengan mengahadirkan narasumber yaitu, dr.M.Siddik, SpM dari PERDAMI ( Perhimpunan Dokter Specialis Mata indonesia ) dan Yudhi Adrianto, S.GzRD dari PERSAGI ( Persatuan Ahli Gizi Indonesia ).

Mari Jaga kesehatan Mata Untuk SDM Unggul

Mata adalah organ sensoris paling penting, dan 80% informasi yang kita dapat berasal dari penglihatan. Masala, kalau tidak  penglihatan sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan kalau dibiarkan saja dapat menyebabkan gangguan penglihatan ( visual impairment ) hingga kebutaan. Seeperti yang dijelaskan oleh dr.Siddik bahwa gangguan penglihatan merupakan masalah kesehatan global, apalagi ditambah sekarang dengan maraknya penggunaan gadget yang dilakukan oleh orang dewasa atau anak-anak yang menambah peluang besar mengalami gangguan penglihatan.

Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak dapat merangsang miopia, dan pada semua umur dapat menyebabkan astenopia ( mata lelah) dengan gejala :

  • Penglihatan buram
  • Penglihatan ganda
  • Sakit kepala
  • Mata berair
  • Silau
  • Pegal sekitar alis, pelipis, dahi atau leher

dr.Siddik memberikan beberapa bagi para pengguna gadget atau yang suka bekerja di depan komputer agar tidak mengalami gangguan penglihatan :

  • Istirahat berkala saat menggunakan gadget atau komputer, memakai 20-20-20 rule
  • Tempatkan sumber cahaya jauh dari layar atau display
  • Berikan tirai pada jendela, atau memberikan filter anti silau pada layar atau display
  • Kelainan refraksi/kacamata perlu dikoreksi dengan ukuran dan model kacamata yang tepat

Pada tahun ini WORLD SIGHT DAY 2019 mengambil tema Vision First dan tema Nasional ” Mata Sehat SDM Unggul ”  dan untuk mewujudkan hal tersebut dr.Siddik pun memberikan tips bagaimana menjaga kesehatan mata kita :

  1. Anak-anak
  • Perlu pencahayaan yang baik terutama saat membaca dan belajar
  • melakukan kegiatan outdoor tiap hari untuk mencegah miopia ( rabun jauh )

2. Orang Dewasa

  • perlu pencahayaan yang baik untuk kegiatan sehari-hari, terutama membaca

3. Konsumsi Makanan Sehat

4. Hindari sinar UV-B dengan menggunakan pelindung mata seperti  kacamata atau topi

5. Hindari rokok dan alkohol

Segera periksakan mata anda jika sudah mengalami gangguan penglihatan, apalagi jika sudah ada riwayat gangguan penglihatan dari keluarga. Lebih baik mencegah daripada mengobati, Yukk..kita wujudkan SDM unggu dengan Mata Sehat dan Tubuh yang Sehat.

Mari Lawan Obesitas Demi Tubuh Yang sehat

Ada yang bilang kalau laki-laki yang perutnya buncit, itu adalah tanda-tanda kemakmuran. Pasti sering banget ya denger kata-kata seperti itu, padahal perut yang buncit itu adalah tandatanda obesitas loh gaess. Dan jangan anggap sepele obesitas itu, karena dari obesitas dapat menimbulkan penyakit tidak menular lainnya seperti jantung, diabetes, hipertensi dll. Serem bqanget ya gaess.. duh jadi inget kalau masih punya peer buat nurunin berat badan 5 kg lagi, alhamdulilahnya saya belum termasuk tipe obesitas tetapi sudah masuk ke berat badan yang berlebih.

Banyak sekali faktor yang menyebabkan seseorang terkena obesitas, salah satunya adalah kurangnya aktifitas fisik dan pola makan yang tidak sehat seperti sering mengkomsumsi junk food yang mengandung gula, garam san lemak yang cukup tinggi. Dengan kecanggihan teknologi seperti saat ini yang memudahkan semua orang dalam hal apapun ada dampak negatif yang terjadi yaitu kurangnya aktifitas fisik seseorang sehingga memperbesar potensi terken penyakit tidak menular.

Dalam hal ini adalah obesitas, obesitas sendiri adalah penumpukan lemak berlebihan dalam waktu yang lama yang dapat mengganggu kesehatan akibat energi yang masuk lebih besar daripada energi yang dikeluarkan. Seperti yang dijelaskan oleh Mas Yudhi Adrianto , S.GzRD perwakilan dari PERSAGI bahwa dengan menerapkan pola hikdup yang bersih dan sehat lalu menjaga pola makan dengan baik dapat mengurangi resiko obesitas.

Obesitas juga dapat menyebabkan komplikasi yang dibedakan menjadi tiga yaitu komplikasi akut, komlikasi jangka pendek dan komplikasi jangka panjang. Jenis dan gambaran obesitas juga dibedakan antara laki-laki dan perempuan, untuk laki-laki digambarkan seperti buah Apel karena terjadi penumpukan lemak di dada, pinggang dan perut. Sedangkan wanita seperti buah pir dengan penumpukan lemak di pinggul dan paha.

Mas Yudhi menjelaskan bahwa terapi untuk obesitas ada 4 jenis yaitu :

  • Diet
  • Exersice
  • Modifikasi Perilaku
  • Pendekatan Medis

Orang yang memiliki berat badab ideal tentu akan lebih sehat dan membuat kualitas hidup kita jadi jauh lebih baik. Dengan mengkonsumsi beras merah, sayur mayur, buah-buahan, oat dan hindari makanan yang banyak gula, garam dan lemak. Dan yang tidak kalah pentingnya untuk mengatur pola makan dengan 3 J yaitu : atur Jumlahnya, pilih Jenisnya dan perhatikan  Jadwalnya. Tentu tak lupa ditambah olahraga minimal 30 menit dalam sehari tentu akan menbantu tubuh kita menjadi sehat dan ideal.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prev Post Next Post
error: Content is protected !!