Ayam Arab Petelur Menjadi Sumber Harapan Baru

Ahamdulilah.. sudah memasuki Minggu terakhir di bulan Ramadan. Semoga kita semua bisa menyelesaikan bulan Ramadan ini dengan baik. Dibulan yang penuh Rahmat ini , para umat muslim berlomba-lomba dalam kebaikan.

Seperti yang selalu dilakukan oleh salah satu lembaga Filantropi yang sudah menjadi jembatan para donatur untuk menyalurkan ke para penerima manfaat di seluruh pelosok negeri.

Dompet Dhuafa adalah salah satu lembaga Filantropi yang amanah dan sudah membantu banyak penerima manfaat.

Alhamdulilah..beberapa waktu lalu berkesempatan berkunjung langsung ke salah satu penerima manfaat dari Dompet Dhuafa yang terletak di daerah Parung ,Bogor.

Oleh Dompet Dhuafa dana zakat ini, bisa disalurkan lebih dari sekedar bantuan sesaat saja tetapi bagaimana dari dana zakat tersebut bisa dikelola secara produktif dan bisa meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat.

Berternak Ayam Arab yang Menghasilkan Kemandirian Ekonomi

Kunjungan pertama kami yaitu ke Pondok Pesantren Miftahul Jannah. Di sana kami bertemu dengan salah satuΒ Β penerima manfaat dari program peternakan ayam arab petelur yang di inisiasi Dompet Dhuafa yaitu Pak Yahya.

Sebelumnya Pak Yahya adalah seorang pengajar di Pondok Pesantren Miftahul Jannah yang dikelolanya. Alhamdulilah setelah melewati proses kurasi yang ketat sebagai penerima manfaat dari Dompet Dhuafa Pak Yahya berhasil menerima bantuan 250 ekor ayam kampung arab petelur dari program pemberdayaan Dompet Dhuafa yang dijalankan di Pondok Pesantren Miftahul Jannah.

Awalnya tentu tidak mudah, banyak tantangan yang harus dilewati. Banyak ayam yang mati karena faktor cuaca dan proses adaptasi kandang baru. Pak Yahya sempat khawatir apakah akan berhasil menjalankan program peternakan ini? Tapi tim dari Dompet Dhuafa tidak lepas tangan begitu saja, mereka memberikan pendampingan kepada penerima manfaat sampai benar-benar menghasilkan.

Lewat pendampingan yang diberikan oleh tim Dompet Dhuafa, Pak Yahya berhasil melewati masa-masa sulitnya. Saat ini Pak Yahya dalam sehari bisa memanen telur sekitar 150 butir per hari.

Telur-telur yang berhasil dipanen oleh Pak Yahya kemudian dikirim ke kawasan Zona Madinah sebelum didiatribusikan kepada agen, distributor reseller hingga penjual eceran. Kawasan Zona Madinah merupakan kawasan pemberdayaan masyarakat berbasis wakaf yang terletak di Parung, Bogor.

Alasan Memilih Ayam Petelur ?

Program ini hadir sejak 2022, bukan hanya sekedar memberikan bantuan ternak tetapi membangun sebuah ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Pak Nur Imam selaku penanggung jawab menjelaskan bahwa hingga saat ini, program peternakan ayam arab petelur ini sudah ada 12 kandang yang tersebar di wilayah Parung.
Untuk produksi telurnya saat ini mencapai 1.500 – 2.000 butir perhari. Mungkin saat ini angka tersebut masih terlihat sedikit, tetapi ada harapan besar bagi penerima manfaat.

Kenapa memilih ayam petelur ? Karena ayam petelur ini lebih menguntungkan dan memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat. Disamping itu produktivitas ayam arab petelur ini memiliki produktivitas telurnya tinggi serta dari segi ekonomi lebih menjanjikan karena dijualnya per butir bukan per kilo seperti ayam negeri pada umumnya.

Dan ternyata gizi dari telur ayam arab ini lebih tinggi dari ayam negeri yang sering kita jumpai. Selain itu ayam arab petelur ini konsumsi pangannya lebih hemat. Dari setiap ekor ayam membutuhkan 80 – 90 gram pakan per harinya lebih sedikit dibandingkan ayam ras yang bisa mengkonsumsi lebih dari 100 gram per harinya.

Pendampingan yang diberikan oleh Dompet Dhuafa kepada Penerima Manfaat

Dompet Dhuafa tentu tidak sembarangan memberikan bantuan berupa plasma ayam kepada masyarakat. Sebelumnya para calon penerima manfaat menjalankan serangkaian tes terlebih dahulu yang berdasarkan delapan asnaf zakat. Setelah itu Dompet Dhuafa akan melakukan pendampingan secara menyeluruh.

Setelah para penerima manfaat lolos seleksi, kemudian akan dilakukan pendampingan. Dari mulai pelatihan teknis peternakan, pendampingan manajemen usaha hingga pemasarannya. Diharapkan lewat pendampingan ini, para peternak bisa lebih maksimal lagi dalam beternak ayam arab ini.

Harga telur ayam arab sendiri, dibedakan menjadi 3 jenis golongan :
– Telur Kecil dengan berat kurang dari 35 gram yaitu 1.800/ butir
– Telur Sedang dengan berat 35-45 gram yaitu sekitar 2.200/ butir
– Telur Besar dengan berat lebih dari 45 gram yaitu sekitar 2.500/ butir.

Zakat Produktif yang Berkelanjutan

Di program ini para penerima manfaat bisa mendapatkan penghasilan sekitar 1,5 – 2,5juta per bulan tergantung jumlah telur yang dihasilkan setiap bulannya. Dan sebagian dari penghasilan setiap bulannya, disisihkan sebagai tabungan usaha. Nanti uang ini yang akan dipakai untuk membeli ayam baru jika ayam- ayam lamanya sudah tidak produktif lagi.

Dengan adanya program ini dapat memperlihatkan bahwa dari zakat bisa memperbaiki perekonomian para penerima manfaatnya jadi lebih baik lagi kedepannya. Zakat yang dikelola dengan baik bisa menjadi sumber penghasilan tetap bagi para penerima manfaatnya bukan hanya sekedar bantuan jangka pendek.

Semoga dengan adanya dana zakat yang dikelola dengan sangat baik ini oleh Dompet Dhuafa bisa menjadi harapan baru bagi para penerima manfaat yang bisa meningkatkan kualitas hidupnya menjadi lebih baik lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like