Tips Menjaga Kehamilan Setelah Keguguran

Ibu hamil (bumil) yang sebelumnya mengalami keguguran, kemungkinan akan lebih merasa tegang saat hamil kembali. Hal ini bisa disebabkan oleh ketakutan akan mengalami keguguran lagi. Namun, Bumil tidak perlu khawatir. Ada beberapa cara yang bisa Bumil lakukan untuk menjalani kehamilan sehat setelah keguguranĀ lho.

Penyebab pasti dariĀ keguguranĀ sering kali sulit ditentukan. Namun, ada beberapa faktor yang membuat ibu hamil lebih berisiko mengalami keguguran, antara lain obesitas, gaya hidup yang tidak sehat, dan adanya penyakit tertentu.Ā Ā 

Tips Menjaga Kehamilan setelah Keguguran

Idealnya, ibu yang pernah mengalami keguguran dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan sebelum kembali memulaiĀ program kehamilan. Dengan begitu, dokter dapat mencari tahu penyebab keguguran tersebut dan memberi pengobatan yang diperlukan agar kehamilan berikutnya berjalan lebih aman.

Meski keguguran umumnya hanya terjadi satu kali, tidak tertutup kemungkinan keguguran bisa terjadi pada kehamilan selanjutnya. Untuk mencegah hal tersebut, ada beberapa cara yang dapat Bumil lakukan guna menjaga kehamilan tetap sehat, meski sebelumnya pernah mengalami keguguran. Di antaranya adalah:

1.Olahraga secara rutin

Sebagian Bumil mungkin merasa ragu jika melakukan olahraga, karena takut mengalami cedera. Namun, olahraga ringan, sepertiĀ yoga, tetap bisa Bumil lakukan kok. Yoga juga bermanfaat untuk membuat tubuh lebih bugar, mengurangi stres, dan mengurangi risiko Bumil mengalami sakit kepala.

2. Berbagi cerita

Mudah cemas dan khawatir saat menjalani kehamilan setelah keguguran merupakan hal yang normal. Namun, jangan dibiarkan berlarut-larut karena bisa meningkatkan risiko bayi terlahir prematur. Bumil dapat berbagi cerita kepada orang terdekat. Selain itu, Bumil bisa mengurangi stres dengan cara melakukanĀ meditasi, yang juga bermanfaat untuk membuat tidur lebih nyenyak, sehingga tubuh Bumil lebih segar.

3. Jaga berat badan

Jika keguguran pada kehamilan sebelumnya disebabkan oleh kelebihan berat badan, di kehamilan selanjutnya, Bumil harus bisaĀ menjaga berat badanĀ agar tetap dalam batas normal. Bumil bisa bertanya pada dokter kandungan mengenai batas berat badan yang normal saat hamil.

4. Santap makanan bergizi

UntukĀ memenuhi kebutuhan nutrisiĀ selama kehamilan, disarankan untuk mengonsumsi biji-bijian, buah, dan sayur. HindariĀ makanan yang tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan. Selain itu, hindari asap rokok, jangan merokok, dan jangan mengonsumsi alkohol ya. Batasi jumlah kafein, maksimal dua gelas per hari atau tidak lebih dari 20 mg per hari.

5. Konsumsi vitamin prenatal

Vitamin prenatalĀ yang mengandung asam folat bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Bumil untuk menjaga kehamilan. Secara umum, vitamin prenatal bermanfaat untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin. Sedangkan vitamin prenatal yang mengandungĀ asam folatĀ bermafaat untuk perkembangan otak dan saraf bayi.

6. Rutin melakukan pemeriksaanĀ kehamilan

LakukanlahĀ pemeriksaan kehamilanĀ secara rutin. Hal ini bermanfaat agar dokter bisa memantau perkembangan janin dan mencegah hal yang tidak diinginkan.

Jangan biarkan ketakutan dan rasa cemas membayangi Bumil. Lakukanlah cara-cara menjaga kehamilan setelah keguguran, seperti yang telah dijelaskan di atas. Bumil sebaiknya fokus menjalani kehamilan dengan perasaan yang bahagia. Jangan ragu untukĀ berkonsultasi ke dokter kandunganĀ jika memiliki pertanyaan seputar kehamilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like