Categories
Diary, Finance

Dulu tuh nggak pernah kepikiran buat punya usaha sendiri yang ada malah pikirannya tuh setelah lulus kuliah cari uang yang banyak buat nyanengin emak sama bapak. Mungkin karena terlahir dari orang tua yang pekerjaan utamanya adalah karyawan swasta jadi di kepala tuh pikirannya cuma ,cari kerja biar dapet duit yang banyak wkwkkwk.. gak ada tuh terbesit buat usaha apa gitu buat nambah penghasilan.

Malah dulu saya termasuk orang yang  nggak suka banget kalau di suruh jualan karena ngerasa banget nggak punya bakat buat jualan. Daaaaannnn…. semua berubah ketika menikah wkwkkwk , kebetulan saya bertemu orang yang punya midset “pengusaha”.

Yapp… laki-laki yang jadi suami saya sekarang adalah orang yang nggak bisa untuk kerja sama orang karena beliau nggak suka yang namanya rutinitas. Singkat cerita setelah menikah kami butuh penyesuaian yang luar biasa, terutama saya yang biasa mendapatkan penghasilan “tetap” dari gaji ini setelah menikah pendapatan jadi nggak menentu. Awalnya susah banget buat nyamain visi misi apalagi buat merubah mindset buat jadi pengusaha. Butuh waktu yang nggak sebentar sampai akhirnya luluh dan mau untuk memulai usaha.

Lahirnya Nyemilin

Suatu waktu entah kenapa pengen banget bisa bikin donat, entah dorongan dari mana akhirnya saya memberanikan diri buat bikin donat dan setelah percobaan ke 2 akhirnya saya berhasil membuat donat yang enak. Alhamdulilah.. responnya positif dan akhirnya jualan deh walau masih skala kecil.

Setelah beberapa bulan jalan akhirnya kami berdua memikirkan nama yang pas buat usaha dan terpilihlah nama “Nyemilin” buat usaha saya. Seiring berjalannya waktu Alhamdulilah Nyemilin semakin bertumbuh dan saat ini tidak hanya cemilan saja, Nyemilin saat ini ada produk minuman juga. Meskipun saat ini Nyemilin masih berskala UMKM tapi Alhamdulilah kami sudah memiliki karyawan. Walaupun karyawannya belum banyak tapi saya berusaha memberikan yang terbaik agar meraka pun bisa memberikan yang terbaik buat Nyemilin.

Beberapa waktu lalu Nyemilin dapat orderan yang lumayan banyak tetapi kami keteteran karena salah satu karyawan kami izin tidak masuk kerja karena sakit. Di situ saya berfikir kalau dibiarkan seperti ini tentu tidak bagus juga buat Nyemilin kedepannya. Setelah saya tukar pikiran dengan suami, akhirnya kami memutuskan ingin memberikan fasilitas kesehatan buat karyawan kami, asuransi kesehatan menjadi pilihan kami cuma kami terbentur ke biaya polis asuransi yang besar per orangnya jadi galau lagi deh wkwkwkwkk.

Alhamdulilah.. seperti gayung bersambut disaat saya lagi cari-cari asuransi yang bagus tapi harganya aman dikantong, saya diundang ke Launching produk terbarunya dari FWD Insurance.

Peluncuran FWD SME Connect

Yap.. beberapa waktu lalu FWD Insurance meluncurkan platform digital baru yaitu SME Connect. Platform digital SME Connect ini merupakan asuransi perkumpulan UMKM, nah pas banget kan buat para pemilik UMKM seperti saya ini. Pastinya semua sudah pada tau yaa kalau FWD Insurance adalah perusahaan asuransi jiwa yang tergabung dalam FWD Group yang hadir dengan visi untuk mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi. FWD insurance selalu hadir dengan produk-produk terbaik dan memperluas akses masyarakat akan asuransi salah satunya melalui platform SME Connect ini.

Hal yang melatarbelakangi FWD Insurance meluncurkan platform SME Connect ini karena tingkat pertumbuhan UMKM di Indonesia sangatlah pesat dan dapat menyerap tenaga kerja yang cukup banyak. Dari data Kementerian keuangan RI disebutkan tahun 2021 mencapai 64,2 jt unit usaha yang tersebar 80.500 bisnis UMKM dengan jumlah 950.000 karyawan dan jumlah ini tidak sebanding dengan adanya proteksi bagi karyawan.

Dalam platform digital asuransi kumpulan untuk karyawan UMKM SME Connect ini , ada 3 macam perlindungan yang dapat dipilih oleh para pelaku UMKM untuk perlindungan jiwa dan kesehatan para karyawannya yaitu :

    • Bebas Hidup , memberikan perlindungan jiwa bagi karyawan.
    • Bebas Karya , memberikan perlindungan jiwa karena kecelakaan bagi karyawan.
    • Bebas Sehat , memberikan perlindungan kesehatan untuk karyawan dan keluarga.

Tentunya melalui paltform digital SME Connect ini para pelaku UMKM dapat memilih jenis perlindungan yang sesuai kebutuhan dan dengan premi yang sangat terjangkau yaitu Rp. 5.000.000/tahun/polis tergantung jumlah peserta.

Dan asyiknya lagi di FWD Insurance melalui asuransi kumpulan untuk karyawan UMKM ini dapat mendaftarkan para karyawannya mulai dari minimun 3 karyawan. Wah..pas banget kan nih buat Nyemilin yang karyawannya baru 5 orang udah bisa memberikan solusi kesehatan dan perlindungan  buat para karyawannya.

Jaringan rumah sakitnya gimana?? Mudah dicari nggak ?? Tenang…. FWD Insurance ini udah berpengalaman banget dalam bisnis employee benefits, mereka memiliki jaringan dan rumah sakit serta klinik yang luas. Dengan adanya platform digital SME Connect ini memberikan pengalaman berasuransi yang menyenangkan karena bisa diakses dimanapun dan kapanpun melalui fitur – fitur yang ada di SME Connect.

Dan buat kalian yang tertarik dan butuh informasi lebih lengkap bisa kunjungi website FWD Insurance https://www.fwd.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published.

mama daring

komunitas sahabat blogger

kumpulan emak blogger