Manfaat Mengkonsumsi Jagung Untuk Ibu Hamil

Jika ibu hamil bosan makan nasi atau mual mencium bau nasi, jagung bisa menjadi salah satu pilihan penggantiĀ nasi. Dengan banyaknya kandungan nutrisi dalam jagung, tak heran jika ada banyak manfaat jagung untuk ibu hamilĀ yang patut Anda pertimbangkan.

MengonsumsiĀ makanan sehatĀ sangat penting selama masa kehamilan, baik untuk kesehatan ibu yang sedang mengandung, maupun bayi yang ada di dalam kandungan. Salah satu makanan yang baik dimakan oleh ibu hamil adalah jagung. Jagung mengandung kalori, air, protein, karbohidrat, gula, serat, lemak, omega-3, omega-6, folat, vitamin, dan mineral seperti zinc dan magnesium.

Manfaat Jagung Berdasarkan Kandungannya

Jika ditilik dari kandungannya,Ā manfaat jagungĀ untuk ibu hamil bisa dijabarkan sebagai berikut:

  • Karbohidrat

KarbohidratĀ merupakan sumber energi yang penting untuk ibu hamil. Bahkan sekitar 50 persen kalori yang dibutuhkan oleh tubuh harus didapat dari makanan berkarbohidrat.

  • Serat

Jagung mengandung cukup banyak serat yang penting untuk ibu hamil.Ā SeratĀ membuat makanan bisa bergerak dengan mulus di dalam saluran cerna. Hal ini membuat ibu hamil terhindar dariĀ sembelitĀ atau susah buang air besar. Selain itu, makanan kaya serat biasanya juga kaya akan nutrisi lain yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan janin.

  • Protein

Selama masa kehamilan, terutamaĀ trimester keduaĀ dan ketiga, protein merupakan salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan. Protein berfungsi sebagai batu bata yang menyusun sel-sel tubuh Si Kecil dan berperan penting dalam pertumbuhannya. Selain itu, protein juga juga dibutuhkan oleh tubuh ibu hamil yang semakin membesar, guna mengakomodasi kebutuhan Si Kecil yang sedang tumbuh dan berkembang.

  • Vitamin B

Jagung mengandung vitamin B3, B5, B6, dan B9. Vitamin B3 berfungsi menjaga sistem saraf dan kulit sehat, vitamin B5 membantu memperoleh energi dari makanan, vitamin B6 membantu mengatasiĀ morning sicknessĀ dan menghasilkan sel darah merah, sedangkanĀ vitamin B9 atau folatĀ berguna mencegah anemia pada ibu hamil danĀ cacat tabung sarafĀ janin.

  • Kalium

Kaki terasa kram ketika hamil? Bisa jadi itu karena kekurangan kalium. Kalium berperan penting dalam membantu otot berkontraksi, menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam sel-sel tubuh, serta penghantaran sinyal saraf. Kalium juga berperan dalam menjaga tekanan darah agar tetap stabil.

  • Antioksidan

Jagung mengandung antioksidan. JumlahĀ antioksidanĀ dalam jagung bahkan cenderung lebih tinggi daripada biji-bijian lainnya. Berikut beberapa macam antioksidan dalam jagung:

  • Lutein, melindungi mata dari kerusakan sel.
  • Zeaxanthin, salah satu karotenoid yang paling umum ditemukan pada tumbuhan dan diduga dapat meningkatan kesehatan mata.
  • Asam ferulik, diduga mampu melindungi fungsi hati dan saraf serta mencegah peradangan, diabetes, dan penuaan. Namun, efeknya pada ibu hamil dan janin masih belum diteliti.

Manfaat jagung untuk ibu hamil tidak hanya bisa didapatkan dengan mengonsumsi jagung dalam bentuk utuh. Sebagai alternatif, makanan berbahan dasar jagung sepertiĀ tepung maizenaĀ yang difortifikasi nutrisi tambahan atau minyak jagung, juga dapat menjadi pilihan yang baik untuk dikonsumsi selama hamil.

Namun, jangan hanya terpaku pada jagung. Masih banyak makanan lain yang juga baik dikonsumsi untuk mencukupiĀ kebutuhan nutrisi ibu hamil. Selain memperhatikan asupan nutrisi dari makanan, jangan lupa untuk rajin memeriksakan kandungan keĀ dokter spesialis kandungan, agar kesehatan ibu dan janin tetap terkontrol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like